KEMOSINTESIS 1. BAKTERI SULFUR CO2 + 2 H2S CH2O + 2 S +H2O 2. BAKTERI BESI FERRO FERRI 3. BAKTERI N ( Nitrosomonas, Nitrococcus) AMONIUM NITRIT NITRAT Sintesa senyawa organik dari reaksi-reaksi kimia senyawa anorganik. Terjadi pada bakteri tertentu yang tidak berklorofil Untuk bakteri nitrifikasi, amonia pertama-tama diubah menjadi hidroksilamina di dalam sel (oleh enzim amonium monooksigenase). Hidroksilamina kemudian diubah untuk menghasilkan nitrit di periplasma melalui hidroksilamina yang merupakan oksidoreduktase. Bila fotosintesis terjadi pada tumbuhan hijau, maka kemosintesis terjadi pada bakteri nitrifikasi, bakteri belerang, bakteri besi, bakteri hidrogen, dan bakteri metana. Bakteri-bakteri ini akan menggunakan energi dari reaksi kimia untuk mereduksi karbondioksida menghasilkan glukosa dan bahan organik lainnya. Contents hide 1 Pengertian Kemosintesis 2 Fungsi Kemosintesis 3 Proses Pembentukan Glukosa pada Kemosintesis 4 Jenis-Jenis Kemosintesis 4.1 Kemosintesis Bakteri Nitrifikasi 4.2 Kemosintesis Bakteri Belerang 4.3 Kemosintesis Bakteri Besi 4.4 Kemosintesis Bakteri Hidrogen 4.5 Kemosintesis Bakteri Metana 5 Perbedaan Kemosintesis dan Fotosintesis Salah satu bagian penting dari kemosintesis adalah energi hasil reaksi oksidasi digunakan oleh bakteri dalam fosforilasi dan selanjutnya melakukan reduksi CO 2 menjadi senyawa organik. Kemosintesis terjadi pada organisme autotrof, tepatnya kemo-autotrof, yang mampu menghasilkan senyawa organic dari zat- zat anorganik dengan bantuan energi kimia. Kemosintesis Berbasis Nitrogen. Di tanah dan di air tawar, aktivitas kemosintesis oleh bakteri nitrifikasi sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Semua organisme membutuhkan nitrogen untuk membuat asam amino, tetapi spesies nitrogen yang paling melimpah adalah N2 atmosfer yang tidak dapat diambil oleh sebagian besar organisme. .

proses kemosintesis pada bakteri nitrifikasi